YAHUKIMO - Di tengah riuhnya kehidupan masyarakat Papua Pegunungan, khususnya di Kabupaten Yahukimo, kehadiran prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir terasa begitu hangat. Lebih dari sekadar menjaga perbatasan, mereka hadir untuk merajut kedekatan dan menumbuhkan rasa percaya di hati warga Distrik Dekai.
Kamis (28/5/2026) menjadi saksi bisu kegiatan komunikasi sosial (komsos) yang tak sekadar formalitas. Para prajurit Marinir dengan tulus menyapa dan berbincang langsung dengan warga yang tengah menjalani aktivitas sehari-hari. Obrolan yang mengalir penuh keakraban ini mencerminkan ikatan emosional yang kian terjalin, layaknya keluarga sendiri.

Dalam percakapan hangat tersebut, para prajurit dengan sabar mendengarkan setiap keluhan, menampung berbagai kebutuhan, hingga memahami denyut nadi kehidupan warga. Pendekatan persuasif dan penuh empati ini terbukti ampuh membangun fondasi saling percaya, memperkuat jalinan emosional antara aparat keamanan dan masyarakat Papua.
Tak berhenti pada dialog, kepedulian para prajurit semakin nyata melalui pemberian bantuan bahan pokok. Bantuan sederhana nan tulus ini disambut penuh suka cita oleh warga, menjadi penopang kebutuhan sehari-hari sekaligus bukti nyata ketulusan TNI merangkul masyarakat Bumi Cenderawasih.
Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan komitmen untuk terus menggelar komsos. Baginya, kegiatan ini adalah bagian tak terpisahkan dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian di wilayah penugasan.
“Saya tekankan kepada setiap prajurit agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas, ” kata Letkol Marinir T. Pristiyanto.
Ia menambahkan bahwa profesionalisme prajurit harus senantiasa berjalan beriringan dengan pendekatan humanis. Kehadiran TNI di Papua bukan hanya soal pengamanan, melainkan juga menjadi garda terdepan dalam memberikan solusi sosial bagi masyarakat.
Melalui kisah nyata ini, Satgas Yonif 5 Marinir membuktikan bahwa TNI tidak hanya hadir sebagai penjaga, tetapi juga sebagai sahabat dan bagian integral dari masyarakat Papua. Harapannya, hubungan baik yang terjalin kian kokoh, menciptakan lingkungan yang harmonis, dan mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat Yahukimo.
(PERS)

Updates.